Ibu Rumah Tangga 3 Anak, World Traveler, Lulusan STM, Mantan Pebisnis Kue
Top 15 Indonesia, Top 15 Global di Oriflame
Halo,
Temen-temen namaku Yulia Riani, temen-temen bisa panggil Maki aja, Maki itu singkatan dari Mama Kintan, nama anak pertama kami :).
Saya lahir di kota kecil di Jawa Timur, Tulungagung.
Pendidikan terakhirku adalah STM, STM itu SMK jurusan Teknik, Jurusan saya adalah IT :)
Pekerjaan pertamaku setelah lulus STM adalah jadi karyawan kontrak (karyawan outsource), karyawan tidak tetap. Gajinya bisa dihitung harian bisa bulanan. Ya nggak papa lah waktu itu kan sambil nunggu dipanggil jadi karyawan tetap. Tapi ternyata... Gagal test karyawan tetap, akhirnya pindah kerja ke perusahaan lain aja, yang kebetulan menawarkan naik gaji 250 ribu rupiah dari gaji sebelumnya, angka yang besar buat saya waktu itu.
Aku kerja kantor dengan gaji terakhir 2 juta sebulan. Itulah hargaku di dunia kerja karena lulusan setara SMA aja.
Jam kerja yang kadang mengharuskan masuk kala weekend, nitipin anak di rumah sama embak, weekend yang harusnya buat keluarga tapi saya malah kerja, rasa bersalah gak bisa ditahan. Sebelum aku keluar kerja, kantor menaikkan gaji semua karyawan, tapi tekad udah bulat, mau resign dan cari uang dari rumah aja.
Setelah resign, aku bikin kue supaya bisa dijual. Kenapa? Biasa pegang uang sendiri dari gaji kantor, trus nggak punya penghasilan itu kan kerasa banget bedanya.
Belajar gimana berbisnis sendiri, belajar bikin kue, belajar jualan, sambil jagain anak. Segala suka duka dibagi bareng suami. Suami masih lanjut ke kantor, aku kerja di rumah.
Nah mulai deh tuh belajar dari nol, dari dapur yang kecil, sedikit-sedikit usaha kue ini berkembang. Mulai banyak pesanan yang datang. Dari punya oven kecil akhirnya bisa beli oven yang besar, dan hasilnya bisa buat beli rumah yang agak lega. Perjuangan membangun bisnis kue itu juga tidaklah mudah, harus bangun paling pagi dan tidur paling malam. Harus mengorbankan sabtu dan minggu tidak pergi jalan-jalan seperti keluarga yang lain tapi mengantar pesanan kue.
Dari yang awalnya hanya jualan buat temen, sampai bisa masuk hotel berbintang bikin kue-kue pengantin. Dari proses itu, akhirnya bisnis kue berkembang, diliput majalah dan TV juga loh, huaaaa!
Setelah bisnis kue jalan lancar, orderan dateng terus, nah mulai kembangin bisnsi dengan buka kursus di rumah, banyak yang mendaftar juga sampai kadang waiting list. Pernah juga ada yang datang dari Singapore untuk belajar. Kursusnya, bikin dan menghias kue.
Customer dan murid-murid kursus ini tau dari blog yang aku buat di internet. Soalnya setiap selesai membuat kue, saya foto dan posting hasilnya di blog chefwannabe, lalu punya website khusus namanya MAKICAKES :) Foto kue dan ceritanya sampe banyaaaak bangetttt!!!
Dari bisnis kue ini saya punya penghasilan yang kadang sampai belasan juta per bulannya. Ini malahan jauh lebih besar daripada gaji pas ngantor dulu. Alhamdulillah, artinya apa yaa…
Artinya: bekerja dari rumah itu bisa banget! Internet jika dimanfaatkan dengan baik, bener-bener bisa membuat orang punya penghasilan.
Alhamdulillah, sekarang kami punya income rata-rata 100 jutaan rupiah per bulan. Dan ribuan downline yang kami bantu membangun bisnisnya di Oriflame.
*konsultasi WA klik : bit.ly/indahkusumasari
Temen-temen namaku Yulia Riani, temen-temen bisa panggil Maki aja, Maki itu singkatan dari Mama Kintan, nama anak pertama kami :).
Saya lahir di kota kecil di Jawa Timur, Tulungagung.
Pendidikan terakhirku adalah STM, STM itu SMK jurusan Teknik, Jurusan saya adalah IT :)
Pekerjaan pertamaku setelah lulus STM adalah jadi karyawan kontrak (karyawan outsource), karyawan tidak tetap. Gajinya bisa dihitung harian bisa bulanan. Ya nggak papa lah waktu itu kan sambil nunggu dipanggil jadi karyawan tetap. Tapi ternyata... Gagal test karyawan tetap, akhirnya pindah kerja ke perusahaan lain aja, yang kebetulan menawarkan naik gaji 250 ribu rupiah dari gaji sebelumnya, angka yang besar buat saya waktu itu.
Aku kerja kantor dengan gaji terakhir 2 juta sebulan. Itulah hargaku di dunia kerja karena lulusan setara SMA aja.
Jam kerja yang kadang mengharuskan masuk kala weekend, nitipin anak di rumah sama embak, weekend yang harusnya buat keluarga tapi saya malah kerja, rasa bersalah gak bisa ditahan. Sebelum aku keluar kerja, kantor menaikkan gaji semua karyawan, tapi tekad udah bulat, mau resign dan cari uang dari rumah aja.
Setelah resign, aku bikin kue supaya bisa dijual. Kenapa? Biasa pegang uang sendiri dari gaji kantor, trus nggak punya penghasilan itu kan kerasa banget bedanya.
Belajar gimana berbisnis sendiri, belajar bikin kue, belajar jualan, sambil jagain anak. Segala suka duka dibagi bareng suami. Suami masih lanjut ke kantor, aku kerja di rumah.
Nah mulai deh tuh belajar dari nol, dari dapur yang kecil, sedikit-sedikit usaha kue ini berkembang. Mulai banyak pesanan yang datang. Dari punya oven kecil akhirnya bisa beli oven yang besar, dan hasilnya bisa buat beli rumah yang agak lega. Perjuangan membangun bisnis kue itu juga tidaklah mudah, harus bangun paling pagi dan tidur paling malam. Harus mengorbankan sabtu dan minggu tidak pergi jalan-jalan seperti keluarga yang lain tapi mengantar pesanan kue.
Dari yang awalnya hanya jualan buat temen, sampai bisa masuk hotel berbintang bikin kue-kue pengantin. Dari proses itu, akhirnya bisnis kue berkembang, diliput majalah dan TV juga loh, huaaaa!
Setelah bisnis kue jalan lancar, orderan dateng terus, nah mulai kembangin bisnsi dengan buka kursus di rumah, banyak yang mendaftar juga sampai kadang waiting list. Pernah juga ada yang datang dari Singapore untuk belajar. Kursusnya, bikin dan menghias kue.
Customer dan murid-murid kursus ini tau dari blog yang aku buat di internet. Soalnya setiap selesai membuat kue, saya foto dan posting hasilnya di blog chefwannabe, lalu punya website khusus namanya MAKICAKES :) Foto kue dan ceritanya sampe banyaaaak bangetttt!!!
Dari bisnis kue ini saya punya penghasilan yang kadang sampai belasan juta per bulannya. Ini malahan jauh lebih besar daripada gaji pas ngantor dulu. Alhamdulillah, artinya apa yaa…
Artinya: bekerja dari rumah itu bisa banget! Internet jika dimanfaatkan dengan baik, bener-bener bisa membuat orang punya penghasilan.
Oriflame Has Changed My Life
Di tahun 2011 akhir, aku bergabung dengan Oriflame lewat grup d’BC Network
yang memang sudah teruji fasilitas onlinenya, jadi nggak perlu selalu
keluar rumah. Trus ya sejalan aja sama saya yang pemalu dan gak biasa
ngobrol sama orang :).
Oh ternyata Oriflame itu nggak hanya dapet uang dari jualan aja lho seperti yang aku tau dulu, tapi juga ada jenjang karirnya yang bisa jadi pendapatan tiap bulan seperti yang bisa dilihat di gambar dibawah ini. Lihat di kolom penghasilan. Itu penghasilanku 2 tahun awal mengerjakan bisnis Oriflame. Mulai dari 100 ribuan sampai 40 puluh juta!
Oh ternyata Oriflame itu nggak hanya dapet uang dari jualan aja lho seperti yang aku tau dulu, tapi juga ada jenjang karirnya yang bisa jadi pendapatan tiap bulan seperti yang bisa dilihat di gambar dibawah ini. Lihat di kolom penghasilan. Itu penghasilanku 2 tahun awal mengerjakan bisnis Oriflame. Mulai dari 100 ribuan sampai 40 puluh juta!
Apa yang bikin aku tertarik gabung Oriflame?
Klise ya tapi aku percayai ini banget kok “pengen punya uang sekaligus punya waktu”.
Karna waktu itu pengen banget BISA TIDUR, bisa punya WAKTU buat tidur dan istirahat yang nyenyak.
Selain penghasilan, yang seruuuu adalah jalan-jalan keluar negeri ala Oriflamers. Melihat dunia. Gak perlu lagi nyari tiket promo. Tidak perlu nyari hotel murah. Tinggal setor paspor dan berangkatttt.
Perjalananku melihat dunia bersama Oriflame:
Rencana perjalananku keluar negeri di tahun 2018 antara lain ke Tokyo dan Kyoto di Jepang bulan April. Dan bulan september akan ke Paris di Prancis.
Jika bukan karena Oriflame aku tidak akan bisa melihat dunia secara langsung. Mungkin cukup lewat globe seperti pelajaran geografi dulu, atau via video youtube dan gambar-gambar di google.
Klise ya tapi aku percayai ini banget kok “pengen punya uang sekaligus punya waktu”.
Karna waktu itu pengen banget BISA TIDUR, bisa punya WAKTU buat tidur dan istirahat yang nyenyak.
Selain penghasilan, yang seruuuu adalah jalan-jalan keluar negeri ala Oriflamers. Melihat dunia. Gak perlu lagi nyari tiket promo. Tidak perlu nyari hotel murah. Tinggal setor paspor dan berangkatttt.
Perjalananku melihat dunia bersama Oriflame:
- Uni Emirates Arab ke kota Dubai bulan Agustus 2013. Menginap di hotel Atlantis Palm Jumeirah.
- Afrika Selatan ke kota Capetown dan menginap satu minggu di hotel Westin, Januari 2014.
- Berpesiar naik Royal Carribean Cruise bulan September 2014 menyusuri kota-kota di Barcelona, Nice, Monaco, Eze, Villefrance, Naples (Napoli), Firenze (Fiorentina), Pisa dan Rome (Roma).
- Januari 2015 berkunjung ke Bangkok di Thailand, Siem Reap di Cambodia. Menginap di hotel Peninsula dan Sofitel Angkor. Dari Siem Reap kami naik pesawat charter ke Singapore dan menginap di hotel Marina Bay Sands.
- London, Inggris selama satu minggu di Agustus 2015. Menginap di hotel Melia White House. Tidak cukup satu minggu untuk menikmati London saking banyaknya lokasi menarik!
- Januari 2016 kembali mengunjungi timur tengah. Kali ini berkunjung ke negara Qatar di kota Doha. Menginap di hotel St Regis. Dan seminggu di Abu Dhabi, Uni Emirates Arab.
- Copenhagen, Denmark di bulan Agustus 2016. Gak menyangka kalau Copenhagen kotanya asyik sekali. Selain Copenhagen kami jalan-jalan ke kota Helsingborg dengan naik kapal dan Malmo dengan kereta. Keduanya di negara tetangga, Swedia.
- Miami, Amerika di Januari 2017. Mimpi masa kecil suami terkabulkan, nonton NBA langsung di negara asalnya. Pertandingan antara Miami Heat vs Houston Rocket. Di Business Day aku dan suami direcognisi sebagai bagian dari Oriflame Global Top 15.
- Agustus 2017 trip keluar negeri lagi. Kali ini menghadiri Oriflame Global Council di kota kelahiran Oriflame di Stockholm Swedia. Selain ke Stockholm kami menyempatkan jalan-jalan ke kota Oslo dan Kristiansand di Norwegia.
- September 2017 jalan-jalan lagi. Tahun 2017 aku dan suami 3x perjalanan keluar negeri. Januari, Agustus dan September. Kali ini naik kapal pesiar Celebrity Reflection mengunjungi kota-kota Roma di Italy, Mykonos di Yunani, Kusadasi di Turki, kembali ke Athena di Yunani dan mengakhiri perjalanan di Roma, Italy. Sebelum naik kapal pesiar aku dan suami jalan-jalan dulu di kota air Venice, menginap di salah satu hotel tua disana, hotel Danieli.
Rencana perjalananku keluar negeri di tahun 2018 antara lain ke Tokyo dan Kyoto di Jepang bulan April. Dan bulan september akan ke Paris di Prancis.
Jika bukan karena Oriflame aku tidak akan bisa melihat dunia secara langsung. Mungkin cukup lewat globe seperti pelajaran geografi dulu, atau via video youtube dan gambar-gambar di google.
Saat ini nggak sendirian lagi menjalankan bisnis ini, sekarang suami juga fulltime menjalankan Oriflame, pagi-pagi lebih santai nggak seperti dulu yang sibuk sendiri-sendiri deh rasanya.
Beliau resign dari tempat kerjanya setelah 13 tahun.
Rutinitas pagi antar jemput anak.
Kalau mau pergi liburan kami liburan, kalau mau jalan-jalan, kami jalan-jalan. Bebas memilih aktivitas tiap harinya :)
Buah merintis bisnis Oriflame via d'BC Network selama hampir 6 tahun:
- Cash award saat mencapai level director sampai sapphire executive director yang total nilainya lebih dari 600 juta rupiah
- Motor Honda Scoopy
- Mobil Honda All New CRV, saat mencapai level Diamond Director
- Mobil BMW 320i Sport, saat mencapai level Executive Director
- Motor Honda Beat Pop
- Program Rumah senilai 600jt
Alhamdulillah, sekarang kami punya income rata-rata 100 jutaan rupiah per bulan. Dan ribuan downline yang kami bantu membangun bisnisnya di Oriflame.
Komentar
Posting Komentar